Contoh Teks Eksplanasi

Membahas tentang contoh teks eksplanasi singkat, mungkin banyak dari kita ada yang belum mengerti apa yang dimaksud dan bagaimana ciri umum dari teks eksplanasi itu sendiri.

Agar lebih mudah dalam membuat contoh teks eksplanasi singkat, terlebih dahulu kita pelajari pengertian teks eksplanasi, ciri ciri teks eksplanasi,  struktur teks eksplanasi dan juga apa fungsi fakta dalam teks eksplanasi.

Contents

Pengertian Teks Eksplanasi

Pengertian Teks Eksplanasi

Sebelum membahas lebih jauh mengenai contoh teks eksplanasi, alangkah baiknya jika teman-teman mengetahui terlebih dahulu bagaimana pengertian teks eksplanasi itu sendiri. 

Secara bahasa atau etimologi, eksplanasi berasal dari kata eksplanation yang berarti penjelasan atau keterangan.

Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan tentang suatu peristiwa yang terjadi di sekitar kita, baik itu peristiwa alam, lingkungan, sosial, budaya atau yang lain sebagainya.

Selanjutnya secara terminologi, teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan atau menerangkan suatu peristiwa yang berisi tentang bagaimana dan mengapa peristiwa itu terjadi, baik sosial, budaya, bencana alam atau yang lainnya dengan struktur susunan kalimat yang terdiri dari pernyataan umum, penjelasan atau isi dan penutup.

Suatu kejadian yang terjadi di sekitar kita, tentunya tidak hanya terjadi begitu saja. Sebuah kejadian tidak hanya diamati dan dirasakan saja.

Akan tetapi juga dicari tahu penyebab dan bagaimana proses terjadinya agar menjadi pembelajaran bagi kita semua. Nah disinilah salah satu peran teks eksplanasi itu berguna untuk menguraikan suatu peristiwa.

Tujuan Teks Eksplanasi

Tujuan Teks Eksplanasi

Setiap tulisan atau pengamatan pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai. begitu pula dengan teks eksplanasi pasti juga memiliki tujuan tersendiri.

Teks eksplanasi sendiri memiliki tujuan untuk memberikan informasi mengenai terjadinya suatu peristiwa dan juga alasan peristiwa itu terjadi, semisal bencana alam seperti banjir, gunung meletus atau yang lainnya.

Secara singkatnya tujuan teks eksplanasi diantaranya sebagai berikut:

  1. Menjelaskan sebab dan akibat peristiwa yang terjadi.
  2. Menerangkan peristiwa yang sedang terjadi

Dari kedua tujuan di atas, teks eksplanasi lebih jauh memiliki tujuan supaya pembaca menjadi paham secara utuh mengenai suatu peristiwa.

Selain itu para pembaca juga akan memahami latar belakang peristiwa itu terjadi secara logis dengan mengetahui berbagai fakta dan sebab akibat yang terjadi

Nah dalam teks eksplanasi sendiri, agar pembaca dapat memahaminya, penulis perlu menampilkan berbagai fakta yang menyebabkan peristiwa itu terjadi. Selain sebab, juga akibat dari peristiwa itu yang kemudian dirangkai menjadi satu kesatuan oleh penulis. 

Ciri ciri Teks Eksplanasi

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Setelah mengetahui tujuan dari teks eksplanasi, teman-teman mungkin akan membuat kesimpulan jika teks eksplanasi itu ternyata sama dengan teks deskripsi atau yang lainnya.

Untuk mengetahui perbedaan teks eksplanasi dengan teks lainnya, terlebih dahulu sebaiknya teman-teman simak ciri-ciri teks eksplanasi berikut ini:

  1. Semua informasi yang ditampilkan dalam teks merupakan data faktual tanpa adanya campur tangan opini penulis.
  2. Memiliki struktur teks yang terdiri dari pernyataan umum (pembuka) sebab akibat dan interpretasi (penutup)
  3. Informasinya bersifat faktual yakni bersifat ilmiah dan keilmuan seperti sains atau yang lainnya.
  4. Teks ini merupakan jenis teks informatif, sehingga tidak memiliki tujuan untuk mempengaruhi pembaca terhadap peristiwa yang ditulis.
  5. Teks ini hanya membicarakan atau membahas suatu fenomena yang sifatnya umum, bukan fenomena individu atau partisipan manusia. 
  6. Menggunakan sequence markers seperti pertama, kedua, ketiga atau juga pertama, selanjutnya, seterusnya dan terakhir.

Setelah mengetahui ciri-ciri teks eksplanasi,selanjutnya alangkah baiknya jika teman-teman mengetahui juga bagaimana unsur kebahasaan teks eksplanasi itu sendiri.

Unsur Kebahasaan Teks Eksplanasi

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Setiap teks pasti memiliki kebahasaan sendiri-sendiri. bentuk kebahasaan yang unik akan membuat kita menjadi mudah mengidentifikasi setiap teks yang kita temui.

Hal ini karena setiap teks memiliki kaidah kebahasaan yang berbeda-beda. Begitu juga dengan teks eksplanasi juga memiliki kaidah kebahasaan yang berbeda dengan lainnya.

Berikut ini beberapa unsur kebahasaan teks eksplanasi yang perlu kita ketahui:

  1. Tulisan fokus terhadap peristiwa umum atau general, bukan partisipan manusia atau (human participant). Contoh: banjir, tanah longsor
  2. Adanya penggunaan istilah-istilah ilmiah atau bahasa ilmiah.
  3. Lebih banyak menggunakan kata kerja aktif maupun pasif. 
  4. Menampilkan atau menjelaskan konjungsi sebab akibat ataupun proses terjadinya peristiwa serta waktu terjadinya suatu peristiwa.
  5. Terakhir, penulis harus bisa membuat justifikasi bahwa apa yang ditulis itu benar adanya dengan menampilkan berbagai fakta dan data yang ada.

Dengan adanya unsur kebahasaan ini membuat kita kan lebih mudah untuk menentukan dan membuat teks eksplanasi.

Setelah kita mengetahui bagaimana unsur kebahasaan teks eksplanasi, rasanya kurang pas jika kita tidak mengetahui bagaimana struktur teks eksplanasi.

Struktur Teks Eksplanasi

Struktur Teks Eksplanasi
Gambar Struktur Teks Eksplanasi

Setelah mengetahui ciri-ciri, tujuan dan unsur kebahasaan dari teks eksplanasi, akan menjadi kurang jika kita tidak mengetahui bagaimana struktur teks eksplanasi itu sendiri.

Teks eksplanasi sendiri memiliki struktur yang berbeda dengan teks lainnya. Kita harus memperhatikan struktur teks agar pembaca dapat memahami tulisan yang ingin kita sampaikan. 

Adapun untuk membuat teks eksplanasi kita perlu memperhatikan 3 bagian struktur teks eksplanasi berikut ini. 

Pernyataan Umum

Struktur eksplanasi pertama kita harus membuat pernyataan umum atau pembuka bacaan. Dalam pernyataan umum ini menjelaskan fenomena yang akan dibahas, biasanya berisi pengenalan atau penjelasan umum. 

Untuk membuat pernyataan umum, kita bisa menulisnya dengan membuat gambaran umum apa, bagaimana dan mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi.

Dalam membuat pernyataan umum kita harus menulisnya secara ringkas, jelas dan menarik perhatian pembaca untuk menyelami tulisan kita lebih jauh.

Deretan Penjelas atau Sebab Akibat

Setelah kita membuat pernyataan umum, selanjutnya kita juga harus membuat deretan penjelasan dari pernyataan umum yang sudah ada. Dalam membuat pernyataan umum ini, kita bisa membuatnya dengan menggunakan dasar mengapa dan bagaimana peristiwa itu terjadi. 

Dalam membuat deretan penjelas ini, kita harus memaparkan secara rinci bagaimana suatu peristiwa itu terjadi dan mengapa peristiwa itu terjadi serta dampak yang ditimbulkan dengan fakta-fakta yang ada di lapangan.

Kita sebagai penulis tidak bisa mencampurkan antara opini kita dengan fakta yang terjadi di lapangan. 

Ketika kita membuat penjelas dalam teks eksplanasi, kita harus menampilkan fakta mulai dari awal, sampai akhir dan dampaknya tanpa adanya pemotongan peristiwa. Mulai dari sebab peristiwa itu terjadi, proses peristiwa itu dan akibatnya.

Penutup atau Interpretasi

Penutup atau interpretasi merupakan bagian akhir teks eksplanasi. Pada bagian ini teman-teman bisa menafsirkan deretan penjelas secara ringkas dan jelas.

Penutup bisa disebut juga simpulan dari peristiwa yang kita tulis. Selain simpulan, kita juga bisa memberikan solusi terhadap peristiwa yang sedang terjadi. 

Setelah kita mengetahui bagaimana struktur teks eksplanasi, kita juga harus bisa membuat teks eksplanasi itu sendiri. 

Cara Membuat Teks Eksplanasi

Cara Membuat Teks Eksplanasi
Gambaran Cara Membuat Teks Eksplanasi

Dalam membuat teks eksplanasi, kita terlebih dahulu harus mengetahui pola teks eksplanasi. Seperti kita ketahui bersama, teks eksplanasi memiliki dua pola pengembangan, yakni yakni pola kausalitas (sebab akibat) dan juga pola kronologis (proses). kedua pola tersebut memiliki tahapan atau penulisan yang sama. 

Berikut langkah-langkah membuat atau menulis teks eksplanasi:

1. Menentukan Topik dan Tema yang Menarik untuk Dibahas

Dalam menentukan topik serta tema bahasan, kita bisa mengangkat sebuah suatu topik dengan bentuk fenomena alam, sosial, budaya atau yang lainnya.

Setelah itu kita bisa mengambil tema bahasan agar suatu tulisan tidak menjadi terlalu luas, seperti contoh: Fenomena kemiskinan di Kabupaten Blora. 

2. Membuat Kerangka Rancangan Teks atau Outline Terlebih Dahulu

Setelah kita menentukan topik serta tema suatu peristiwa, selanjutnya kita buat kerangka rancangan tulisan atau teks terlebih dahulu.

Tujuan pembuatan kerangka rancangan ini agar ketika kita menulis peristiwa tidak semrawut atau tidak terstruktur dengan baik.

Untuk kerangka teks eksplanasi sendiri sama secara garis besar sama dengan struktur teks eksplanasi.

3. Mengumpulkan Data atau Referensi

Salah satu hal yang paling penting ketika membuat teks eksplanasi, kita harus memiliki data yang yang faktual dan aktual. Data-data atau referensi bisa dicari dari berita, interview atau wawancara, buku dan lain sebagainya yang bisa dijadikan sumber data suatu peristiwa.

4. Pengembangan Teks

Agar menjadi teks eksplanasi yang utuh, kita perlu mengembangkan dan merangkai setiap data dan fakta untuk menjadi kalimat yang utuh dan mudah dipahami oleh pembaca. 

5. Penyuntingan Teks

Setiap tulisan pasti akan ada kesalahan, entah itu salah tulis atau mungkin kalimat yang dibuat sulit dipahami.

Nah sebelum kita mencetak atau dibaca banyak orang, terlebih dahulu kita koreksi ulang setiap kata dan kalimat yang ada agar pesan yang dimaksud mudah dipahami oleh pembaca.

Setelah kita mengetahui cara membuat teks eksplanasi, selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah kita juga harus tahu macam-macam jenis teks eksplanasi.

Jenis jenis Teks Eksplanasi

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi

Sebelum kita membuat contoh teks eksplanasi, alangkah baiknya jika kita mengetahui berbagai jenis-jenis teks eksplanasi. Selain berguna untuk penulisan, mengetahui jenis-jenis teks eksplanasi juga berguna bagi kita ketika membaca suatu tulisan.

Berikut jenis jenis teks eksplanasi singkat yang perlu kita ketahui:

1. Teks Eksplanasi Sequential

Teks eksplanasi sequential merupakan teks yang menjelaskan secara rinci suatu tahapan dalam sebuah kejadian atau fenomena. Misalnya urutan siklus hidup dalam bentuk rantai makanan

2. Teks Eksplanasi Faktorial

Teks eksplanasi faktorial merupakan jenis teks yang menjelaskan tentang efek dan juga hasil atau akibat dari suatu proses kejadian. Contohnya efek kolonialisme.

3. Teks Eksplanasi Teoritis

Teks eksplanasi teoritis merupakan teks yang berisi tentang penjelasan yang mengandung spekulasi suatu kemungkinan yang terjadi dibalik fenomena, seperti tanah longsor dapat memicu bencana alam lainnya.

4. Teks Eksplanasi Kausal

Teks eksplanasi kausal merupakan teks yang menjelaskan tentang asal muasal ataupun penyebab perubahan dalam suatu kejadian. Semisal proses gunung meletus.

Setelah kita mengetahui tentang seluk beluk teks eksplanasi, mulai dari pengertian, tujuan, ciri-ciri, struktur kebahasaan dan yang lainnya, tentunya akan lebih mudah jika kita mengetahui secara langsung bagaimana contoh teks eksplanasi.

Contoh Teks Eksplanasi Singkat

Setelah kita mengetahui mengenai seluk beluk teks eksplanasi, akan lebih mudah jika kita memahaminya beserta contohnya. Berikut ini adalah contoh teks eksplanasi singkat beserta strukturnya:

1. Contoh Teks Eksplanasi Lingkungan hidup

Contoh Teks Eksplanasi Singkat Lingkungan Hidup Sampah
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Lingkungan Hidup
Teks Eksplanasi Singkat Lingkungan Hidup Tentang Sampah

(Pernyataan Umum)

Sampah merupakan salah satu buangan hasil sisa yang tidak memiliki banyak manfaat atau nilai di dalamnya. Sampah sendiri umumnya sangat mengganggu dan juga merugikan banyak pihak.

Pada umumnya, sampah biasanya berasal dari sisa hasil produksi, atau limbah hasil produksi, baik itu berskala besar atau kecil dan sebagainya.

Dari semua sampah yang ada, menurut jenisnya sampah dapat dibedakan menjadi 2, yakni sampah organik dan sampah non organik. 

(Deretan Penjelas atau Sebab akibat)

Sampah organik sendiri merupakan sampah yang mudah diuraikan oleh alam maupun bakteri pembusuk seperti mikroba.

Contoh dari sampah organik adalah daun kering, sisa makanan, bangkai binatang, sayuran-sayuran sisa dan lain sebagainya. Semua sampah organik tersebut dalam diuraikan oleh lingkungan alam sekitar kita. 

Sampah organik sendiri lebih menguntungkan bagi alam karena bisa menjadi pupuk organik jika diolah oleh tangan manusia.

Sementara itu sampah anorganik atau sampah non organik merupakan sampah yang tidak bisa diuraikan oleh alam maupun bakteri pembusuk dan juga mikroba.

Sampah non organik sangat berlainan dengan sampah organik, sehingga sampah ini tidak ramah terhadap lingkungan dan mengakibatkan pencemaran lingkungan.

Sampah sendiri terbentuk dari hasil kegiatan kita sehari-hari dengan skala yang lebih kecil hingga skala besar seperti limbah hasil industri pabrik.

Setiap hari kita selalu bersinggungan dengan sampah, sehingga membuat sampah menjadi hal yang biasa namun menimbulkan permasalahan jika sampah itu dibiarkan begitu saja tanpa adanya tindakan.

Jika sampah dibiarkan menumpuk begitu saja, maka sampah lama kelamaan akan menumpuk dan menimbulkan bahaya yang besar. Hal ini tentunya selain merusak keindahan juga bisa menimbulkan berbagai penyakit dan mengganggu kesehatan lingkungan.

Ada banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari tumpukan sampah. Sampah akan menjadikan udara menjadi tercemar, sebagai sarang nyamuk hingga menyebabkan demam berdarah. Sampah yang tercampur dengan air akan menyebabkan penyakit diare dan juga gatal-gatal pada kulit.

Bahaya dari sampah bukan hanya berasal dari sampah non organik. Sampah organik pun jika dibiarkan begitu saja akan menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kesehatan kita.

Sampah organik yang membusuk, terlebih dalam skala besar akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan juga mengandung bakteri yang berbahaya bagi kita.

Salah satu penyakit yang timbul akibat tumpukan sampah adalah demam berdarah atau DBD. Hal ini karena pada umumnya, nyamuk aedes aegypti akan bersarang dan berkembang biak pada tempat yang lembab dan juga kotor seperti tumpukan sampah.

Bahaya sampah bukan hanya penyakit demam berdarah. Sampah yang menumpuk akan menyebabkan gatal-gatal serta diare karena mencemari lingkungan  terlebih sumber air.  Selain itu juga sampah juga bisa menjadi penyebab bencana lainnya seperti banjir dan sebagainya.

Sampah yang menumpuk di aliran sungai seperti tumpukan sampah di bantaran kali Ciliwung akibat banyaknya pembuangan warga sekitar yang bisa mengakibatkan adanya banjir setiap waktu.

Selain mengakibatkan banjir, sampah juga membuat penyempitan bantaran sungai sehingga aliran air menjadi terganggu.

Banyaknya sampah yang berserakan seperti kaleng, kertas, bekas botol minuman, sampah plastik, besi, aluminium, kaca dan sebagainya merupakan contoh sampah non organik yang mudah ditemukan di sekitar kita.

Selain itu ada juga sampah daun kering, sisa-sisa sayuran, makanan, dan lain sebagainya yang termasuk sampah organik. Jika kedua jenis sampah ini tidak ditanggulangi akan mencemari lingkungan sekitar kita.

(Interpretasi)

Sampah memang menjadi permasalahan bersama karena sudah banyak menimbulkan banyak dampak negatif buat manusia. Di beberapa tempat, bahkan negara, sampah selalu menjadi masalah serius yang sulit diatasi dan diselesaikan.

Permasalahannya, problem sampah cenderung hanya dibebankan pada pemerintah semata. Padahal seharusnya sampah merupakan masalah bersama dan harus diatasi bersama.

Perlu adanya kesadaran bersama untuk mengelola sampah agar tidak menumpuk dan mencemari lingkungan. Pasalnya jika masyarakat tidak menjaga kebersihan, maka sampah akan terus menumpuk tanpa bisa dibendung lagi.

Selain kesadaran dari masyarakat, pemerintah juga harus ikut berperan dalam memberikan wawasan dan juga semacam pelatihan pengelolaan sampah agar sampah bisa dikelola dengan baik.

2. Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam tentang Gerhana Bulan

Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Fenomena Alam Gerhana Bulan
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Fenomena Alam Gerhana Bulan

Berikut ini adalah contoh teks eksplanasi Gerhana bulan

(Pernyataan Umum)

Kita pastinya sudah sering mendengar gerhana bulan. Gerhana bulan merupakan peristiwa yang sudah sering kita ketahui. Gerhana bulan sendiri terjadi karena posisi bumi yang sejajar dengan bulan sehingga cahaya matahari tidak bisa mencapai bulan karena terhalang oleh bumi.

Pada posisi ini, bulan tertutupi oleh sebagian atau seluruh bayangan bumi sehingga bulan tidak bisa memantulkan cahaya matahari. 

Mengapa bisa terjadi gerhana bulan? Gerhana bulan terjadi karena adanya perpotongan antara bidang orbit bulan dengan garis ekliptika sehingga menimbulkan munculnya dua titik yang disebut node.

Persimpangan ini karena adanya kemiringan orbit bulan terhadap ekliptika. Pada persimpangan inilah terjadi gerhana bulan dan dibutuhkan waktu sekitar 29,59 hari bagi bulan untuk bergerak dari satu titik ke titik oposisi lainnya.

(Deretan Sebab akibat atau Penjelas)

Pada kenyataannya kita masih bisa melihat bulan meskipun sedang terjadi gerhana bulan. Hal ini dikarenakan atmosfer bumi membelokkan sinar matahari yang tersisa menuju bulan.

Sinar matahari yang dibelokkan oleh atmosfer bumi memiliki warna spectrum kemerahan sehingga sewaktu terjadi gerhana bulan kita masih bisa melihatnya. Inilah yang membuat terkadang bulan berwarna merah gelap, jingga atau bahkan coklat. 

Peristiwa gerhana bulan terjadi karena bayangan bumi yang menutupi seluruh atau sebagian bagian bulan maka pada saat itulah akan terjadi gerhana bulan. Proses gerhana bulan hanya akan terjadi di pada tanggal 14 atau 15 bulan purnama.

Ini karena pada saat itu, bulan memantulkan cahaya matahari secara penuh dan ada kemungkinan terjadinya gerhana, walaupun memang tidak selalu juga.

Kita pun dapat mengamati gerhana bulan dengan mata telanjang tanpa bantuan alat karena tidak ada bahaya sedikitpun. Sementara untuk umat Islam sendiri ketika terjadi gerhana bulan disunnahkan untuk melakukan shalat khusuf (shalat gerhana bulan).

(Interpretasi)

Gerhana bulan hanya terjadi ketika bayangan bumi menutupi seluruh atau sebagian penampang bulan, maka pada saat itulah terjadi gerhana bulan.

Gerhana bulan bisa terjadi ketika bumi menempati posisi tegak lurus antara bulan dan matahari dengan arah garis yang sama. Hal ini membuat sinar matahari tidak bisa mencapai penampang bulan karena tertutupi oleh bumi.

Itu tadi contoh teks eksplanasi fenomena alam tentang gerhana bulan.

3. Contoh Teks Eksplanasi Tsunami

Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Tsunami
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Tsunami

Berikut ini merupakan contoh teks eksplanasi tsunami:

(Pernyataan Umum)

Seperti yang kita ketahui, tsunami berasal dari bahasa Jepang “tsu” yang berarti pelabuhan dan “nami” yang berarti gelombang.

Selain itu para ilmuwan juga menyebutnya dengan tidal wave yang artinya gelombang pasang atau juga seismic sea waves yang berarti gelombang laut akibat gempa.

Tsunami merupakan gelombang air besar yang disebabkan oleh gangguan di dasar laut seperti gempa bumi dengan kecepatan tinggi dan datang secara tiba-tiba menuju ke arah pantai.

Pada saat terjadi gangguan, akan terbentuk gelombang menyebar ke segala penjuru dengan kecepatan mencapai 600 - 900 km/jam.

Pada awalnya merupakan gelombang kecil dengan amplitudo 30 - 60 cm dan tidak terasa ketika di laut lepas dan membesar ketika mendekati pantai. 

(Deretan Sebab Akibat atau Penjelasan)

Tsunami terjadi ketika terjadi gempa, terutama gempa bumi bawah laut sehingga menimbulkan patahan yang menyebabkan permukaan dasar laut menjadi naik turun. Patahan ini akan menyebabkan arus air laut terganggu. 

Ketika akan terjadi tsunami, air laut akan mengalami surut sesaat setelah terjadi gempa bumi kemudian akan kembali ke daratan dengan jumlah yang besar. Semakin besar patahan yang terjadi di dasar laut, akan semakin besar pula gelombang tsunaminya.

Selain gempa bumi, tsunami juga bisa terjadi ketika gunung berapi di dasar laut yang meletus sehingga membuat tingginya pergerakan air laut atau perairan di dekatnya. Karena adanya perubahan arus laut yang mendadak inilah kemudian tercipta tsunami.

Tsunami sendiri meskipun sekilas hampir sama dengan gelombang laut, tetapi sebenarnya jauh berbeda. Tsunami memiliki gelombang yang jauh lebih cepat dari gelombang biasa, sekitar 600 - 900 km/jam dan hampir sama dengan kecepatan pesawat. 

Pada saat di laut lepas, tinggi tsunami sekitar 30 - 60 cm. Akan tetapi ketika mendekati bibir pantai tingginya bisa mencapai 15 - 100 meter lebih dan semakin besar ketika menghantam saat menghantam pantai.

Selain itu ketinggian tsunami juga dipengaruhi oleh bentuk dan kedalaman pantai pada saat terjadi gempa bumi dasar laut. 

(Interpretasi)

Tsunami merupakan salah satu peristiwa bencana alam yang sangat berbahaya dan patut diwaspadai. Tsunami bisa menyebabkan banyak kerusakan dan merenggut banyak korban dan terjadi secara mendadak.

Oleh karena itu, kewaspadaan sangat diperlukan serta mempersiapkan diri jika bencana tsunami terjadi.

Tsunami walaupun penyebabnya dari gempa bumi maupun gunung meletus, tetapi tidak semua gempa bumi dan gunung meletus menyebabkan tsunami.

4. Contoh Teks Eksplanasi Banjir

Contoh Teks Eksplanasi Banjir
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Banjir

Di bawah ini adalah contoh teks eksplanasi banjir:

(Pernyataan Umum)

Banjir merupakan suatu bencana alam berupa naiknya air naiknya air yang menutupi permukaan tanah di wilayah tertentu.

Banjir merupakan suatu fenomena alam dimana air tidak bisa meresap sempurna ke dalam tanah sehingga menggenang di permukaan tanah. Seperti contoh banjir di Jakarta yang terjadi setiap tahunnya. 

Banjir yang menggenangi permukaan biasanya akan menenggelamkan berbagai benda atau material yang letaknya lebih rendah dari permukaan air.

Jika banjir yang menggenangi lebih tinggi dari permukaan tanah dan pada tingkatan yang lebih besar akan menenggelamkan rumah dan sebagainya.

Kondisi banjir yang sedemikian rupa, terlebih bagi warga Jakarta yang menjadi langganan banjir membuat mereka untuk dituntut siap menghadapi banjir setiap waktu.

(Deretan Penjelas atau Sebab Akibat)

Proses terjadinya banjir ada 2 macam, yaitu melalui proses alamiah dan proses non alamiah. Proses banjir secara alamiah merupakan proses hujan lokal atau air kiriman dari wilayah tangkapan hujan yang sudah tidak mampu menampung debit air. Sementara secara non alamiah, banjir terjadi karena ulah manusia. 

Secara alamiah banjir terjadi karena adanya hujan yang turun ke permukaan tanah kemudian akan tertahan di permukaan tanah yang perlahan-lahan meresap kedalam tanah dan dikonsumsi oleh tumbuh-tumbuhan.

Air akan mencari ruang yang lebih rendah seperti masuk ke ruang permukaan tanah dan juga mengalir ke tempat yang lebih rendah.

Ketika tanah sudah tidak mampu menyerap air dan proses hujan masih berlangsung, disaat itulah akan terjadi banjir.

Selain itu, banjir juga bisa terjadi karena tampungan atau cekungan air sudah tidak bisa menampung air. Selanjutnya air menguap dan mengalir ke tempat yang lebih rendah sehingga membuat banjir tempat tersebut.

Sementara itu, proses banjir non alamiah terjadi karena perbuatan manusia. Perbuatan tersebut bisa dimulai dari membuang sampah sembarangan sehingga menyumbat saluran pembuangan air.

Sampah yang menutupi saluran air lama kelamaan akan menumpuk sehingga saluran air mengalami penyempitan atau bahkan penutupan.

Selanjutnya air yang tidak mampu mengalir dengan baik akan menggenang di saluran tersebut dan jika melebihi kapasitas, air akan meluap ke permukaan dan membanjiri daerah sekitar.

Selain itu banyaknya permukaan tanah yang tertutup oleh bangunan juga menjadi penyebab banjir. Kemudian masih ada lagi penyebab banjir non alamiah, seperti pembalakan liar atau penebangan pohon di sekitar kita sehingga air yang ada di dalam tanah tidak bisa dikonsumsi oleh tumbuhan sehingga air akan meluap begitu saja.

Salah satu daerah yang menjadi langganan Banjir merupakan kota Jakarta. Kota ini merupakan kota yang memiliki aktivitas padat dan menjadi langganan Banjir setiap tahunnya. Banjir yang terjadi di Jakarta bukan hanya banjir non alamiah, tetapi perpaduan antara keduanya.

Banjir yang terjadi di Jakarta bukan hanya karena curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama. tetapi juga karena sistem irigasi dan resapan yang kurang baik serta banyaknya sampah yang menutupi saluran pembuangan air.

Sistem irigasi dan resapan yang kurang baik ini bisa terjadi karena banyaknya tanah yang tertutup oleh bangunan dan juga banyak halaman atau tempat lainnya yang tertutup semen sehingga air tidak bisa masuk dalam tanah.

Air yang tidak bisa masuk dalam tanah akan mengalir ke tempat yang lebih rendah maupun tergenang begitu saja.

Disamping itu, saluran air seperti selokan dan juga sungai juga turut berperan dalam sistem irigasi. Sistem irigasi yang kurang baik akan membuat air meluap karena air tidak tertampung dengan baik.

Secara alamiah, banjir di Jakarta terjadi karena curah hujan yang tinggi dan juga kerana Jakarta lokasinya lebih rendah dari kota lainnya seperti Bogor, maka ketika kota-kota di atasnya terjadi hujan lebat, Jakarta akan selalu terkena dampak banjir kiriman tersebut. 

Banjir yang terjadi di Jakarta memiliki banyak sebab, bukan hanya 2 di atas, akan tetapi yang paling banyak terjadi memang dari dua aspek tersebut.

(Interpretasi)

Banjir yang terjadi di berbagai daerah perlu penyikapan yang bijak dan tepat sasaran. Banjir bukan hanya masalah pemerintah maupun masyarakat, tetapi masalah bersama yang harus dihadapi bersama.

Jika penyebab banjir merupakan banjir alamiah, perlu juga dibuatkan semacam sumur resapan atau pembuatan saluran irigasi yang lebih baik. 

Jika banjir yang terjadi non alamiah, maka perlu diberikan pemahaman lebih jauh mengenai bahaya banjir dan cara mengatasinya.

Cara mengatasinya seperti membuat banyak tempat resapan air dengan tidak menutup tanah dengan semen. Selanjutnya penyadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Untuk kasus di Jakarta sendiri, diperlukan saluran irigasi yang lebih baik dan juga penyadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sungai sebagai saluran irigasi yang paling utama.

5. Contoh Teks Eksplanasi Sosial Tentang Kemiskinan

Contoh Teks Eksplanasi Sosial
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Sosial Kemiskinan

Di bawah ini merupakan contoh teks eksplanasi kemiskinan.

(Pernyataan Umum)

Kemiskinan sering diartikan sebagai keadaan dimana pada saat itu masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti makan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan dan kebutuhan pokok lainnya.

Kemiskinan bisa terjadi karena sulitnya akses pekerjaan dan pendidikan serta bisa juga karena langkanya bahan dasar kebutuhan pokok.

Fenomena kemiskinan sudah menjadi hal yang biasa bagi kita. Banyak orang-orang yang tinggal di bawah kolong jembatan, bantaran sungai, tanah negara atau yang lain sebagainya. Kemiskinan menjadi problem setiap negara dan memiliki problem yang hampir sama.

(Deretan Penjelas atau Sebab Akibat)

Kemiskinan yang melanda di berbagai tempat diakibatkan banyak faktor. Salah satu faktornya bisa dari kelangkaan pendidikan, lapangan pekerjaan yang sulit ataupun juga karena sulitnya atau langkanya kebutuhan pokok sehari-hari. Problem kemiskinan bisa terjadi karena bencana alam, bangkrut, problem sosial dan lainnya.

Faktor kemiskinan tidak selamanya didominasi oleh sulitnya pendidikan atau lapangan kerja. Perilaku masyarakat yang konsumtif juga turut menyumbang angka kemiskinan yang begitu besar.

Perilaku gengsi dan juga mengeluarkan uang yang berlebihan dan tidak sesuai dengan pemasukan dan kebutuhan juga menjadi penyumbang kemiskinan.

Dibalik problem kemiskinan yang ada, pemerintah dan juga masyarakat berupaya menaikkan upah minimum kerja, perluasan wilayah kerja, pemenuhan sarana pendidikan dan sebagainya.

Selain bantuan dan solusi tersebut, masih ada beberapa bantuan baik itu bantuan tunai maupun non tunai yang sifatnya terbatas dan khusus bagi warga miskin untuk mengangkat dan memenuhi kebutuhan.

Banyaknya program yang ditawarkan kepada masyarakat juga harus diimbangi dengan perilaku tidak konsumtif dengan tidak menghambur-hamburkan uang dan belanja kebutuhan menurut kemampuan dan manfaat.

Selain itu juga perlunya sikap yang bijak dalam menggunakan bantuan yang didapat, bukan untuk bersenang-senang, tetapi untuk menutup kebutuhan pokok.

(Interpretasi)

Kemiskinan seharusnya tidak perlu sampai menjangkiti masyarakat jika mereka mau bersyukur dan selalu optimis dalam bekerja.

Bukan hanya bergantung pada bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Selain itu juga tidak merasa bahwa dirinya miskin akan membuat dia selalu optimis dalam bekerja dan menyekolahkan anak-anaknya.

Peran serta pemerintah dan juga masyarakat luas sangat dibutuhkan untuk mengangkat problem kemiskinan daerah.

6. Contoh Teks Eksplanasi Pendidikan

Contoh Teks Eksplanasi Pendidikan
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Pendidikan

(Pernyataan Umum)

Di era globalisasi dan serba maju ini, pendidikan dituntut untuk bisa mengikutinya dan bahkan menjadi patokan kemajuan suatu negara, disamping bidang ekonominya. Sementara itu, pendidikan di Indonesia sendiri bisa dikatakan memiliki kualitas pendidikan yang rendah.

Padahal jika kita mau bersaing dengan negara lain, pendidikan kita harus dibenahi dan ditingkatkan kualitasnya agar dapat bersaing dengan mereka..

(Deretan Penjelas atau Sebab Akibat)

Pendidikan merupakan suatu yang sangat penting untuk menopang dalam meningkatkan sumber daya manusia dalam menopang pembangunan Bangsa. Kualitas pendidikan yang rendah disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. 

Selain itu sudah timbulnya mindset bahwa pekerjaan yang tinggi itu membutuhkan pendidikan yang tinggi dan juga sesuai dengan ijazahnya. Terkadang banyak juga pendidikan kepada masyarakat lebih mementingkan hafalan daripada minat dan bakat peserta didik itu sendiri.  

Selanjutnya problematika pendidikan yang membutuhkan biaya mahal serta masih banyaknya guru yang kurang berkompeten dalam menyikapi muridnya malah akan membuat murid tidak nyaman dan malas untuk belajar sehingga kualitas pendidikan menjadi rendah.

Meski begitu, biaya pendidikan Indonesia lebih murah jika dibandingkan dengan negara lain yang lebih maju dan berkualitas tingkat pendidikannya.

(Interpretasi)

Tingkat pendidikan yang rendah akan mengakibatkan tingginya tingkat pengangguran, kemiskinan dan kriminalitas. Selain itu, karena masih rendahnya pendidikan akan membuat teknologi menjadi terhambat karena kurangnya SDM. 

Untuk mengatasi problem pendidikan yang ada, perlu kiranya penyadaran kepada masyarakat terkait pentingnya pendidikan dan juga dari pemerintah menyediakan pendidikan murah dengan guru yang memiliki kualitas dan skill di bidangnya. Selain pendidik, perlu juga kiranya disiapkan materi yang bisa bersaing dan tidak ketinggalan jaman.

7. Contoh Teks Eksplanasi Sosial Pengangguran

Contoh Teks Eksplanasi Sosial Pengangguran
Contoh Teks Eksplanasi Sosial Tentang Pengangguran

 (Pernyataan Umum)

Pengangguran merupakan problematika yang hampir semua negara mengalami nya. Termasuk dalam fenomena permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat dimana tidak adanya pekerjaan sebagai sumber masalahnya. 

Pengangguran sendiri biasa diartikan orang dalam masa produktif yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan atau orang yang tidak memiliki pekerjaan secara formal sehingga orang tersebut tidak memiliki pendapatan atau penghasilan.

Sementara itu, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Pengangguran adalah orang yang bekerja kurang dari satu jam setiap seminggu

(Deretan Penjelas atau Sebab Akibat)

Ada berbagai faktor mengapa pengangguran begitu tinggi, terutama di negara-negara yang sedang berkembang.

Salah satu hal yang menyebabkan pengangguran karena adanya kesenjangan antara pencari kerja dengan kesempatan kerja yang ada. Problem selanjutnya merupakan perubahan struktural perekonomian juga mempengaruhi pekerjaan.

Perubahan tersebut memunculkan kebutuhan akan tenaga kerja dengan skill atau kemampuan yang beragam.

Kemampuan ini terkadang yang membuat para pencari kerja tidak bisa masuk kualifikasi karena tidak sesuai dengan tuntutan.Pengangguran juga bisa terjadi karena adanya pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan, pabrik, dan sebagainya.

Selanjutnya, pengangguran juga bisa dipicu dengan banyaknya lulusan sarjana tetapi berbanding terbalik dengan serapan pekerjaan yang sesuai dengan ijazahnya. 

Pengangguran yang terus meningkat akan menjadikan permasalahan baru terutama dalam bidang sosial dan ekonomi. Problem pengangguran sendiri bisa memicu terhadap kekacauan sosial, meningkatnya jumlah gelandangan serta berpotensi meningkatnya kriminalitas.

(Interpretasi)

Problem pengangguran harus segera diatasi bersama. Salah satu cara mengatasinya dengan cara memperbaiki kondisi lapangan pekerjaan. Selain lapangan pekerjaan yang harus dibenahi, komposisi lulusan sarjana juga harus disesuaikan dengan kebutuhan kerja. 

Selanjutnya, pemberian pelatihan keterampilan juga sangat dibutuhkan agar mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Pelatihan ini tentunya juga harus ada tindak lanjutannya demi mengurangi jumlah pengangguran yang ada.

8. Contoh Teks Eksplanasi Budaya

Contoh Teks Eksplanasi Budaya
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Budaya

(Pernyataan Umum)

Budaya biasanya selalu diidentikan dengan makanan adat, cara berpakaian, bahasa, musik dan lain sebagainya. Selain itu juga budaya diidentikan dengan wilayah atau negara tertentu dengan segata simbol-simbol budayanya. Bahkan ketika kita mendengar kata budaya akan menganggap itu hal yang kolot, sakral, atau juga kengerian jika masuk di dalamnya.

(Deretan Penjelas atau Sebab Akibat)

BUdaya bukan hanya tentang sesuatu yang identik dengan pakaian, makanan, rumah adat dan sebagainya. Akan tetapi lebih dari itu, budaya merupakan suatu cara hidup dan berkembang yang dimiliki bersama serta diwariskan dari generasi ke generasi. 

Perbedaan tempat dan generasi lah yang menjadikan budaya masing-masing tempat menjadi berbeda. Perbedaan budaya tersebut bisa dipengaruhi oleh masa lalu maupun masa kini.

Hasil dari budaya sendiri bisa dikelompokkan menjadi 3 bagian. Ketiga bagian itu meliputi kepercayaan, pengetahuan, dan estetika.

Hal ini karena ketiga bagian tersebut yang paling banyak mempengaruhi produk budaya yang ada. Produk budaya tersebut bisa berupa pakaian, makanan, rumah adat dan sebagainya.

Budaya yang ada sendiri akan selalu berubah dan berkembang mengikuti perkembangan zaman. Perubahan budaya yang mengikuti perkembangan zaman semisal kita selalu berhubungan dengan wilayah dan budaya lain.

Baik itu secara langsung atau tidak langsung. Antar budaya yang ada akan saling mempengaruhi karena adanya perkembangan teknologi.

Pada saat ini, pengaruh budaya di suatu wilayah dapat dengan mudah mempengaruhi budaya di wilayah lain berkat bantuan teknologi dan informasi.

Orang-orang dengan sangat mudah mengakses budaya wilayah lain dan kemudian terpengaruh dengan budaya tersebut. Begitu juga sebaliknya.

Selanjutnya orang-orang akan selalu mengembangkan dan membuat perubahan dalam budaya yang sudah ada karena adanya perubahan dan kelangsungan untuk hidup.

Seperti budaya berpakaian yang sudah banyak berubah. Budaya makan yang selalu mengalami perubahan dan sebagainya.

Kemudian, budaya tidak hanya dipengaruhi oleh zaman, alam pun dapat mempengaruhi budaya yang ada. Seperti halnya bencana alam dapat mempengaruhi perubahan budaya. 

Perubahan budaya merupakan suatu hal yang tidak dapat dibendung dan diingkari. Beragam wacana untuk untuk melestarikan budaya yang ada hanyalah sikap simbolis semata. Perubahan budaya akan selalu terjadi dengan mengikuti perkembangan zaman.

Yang seharusnya menjadi perhatian kita, budaya yang sudah ada, artinya budaya lama merupakan acuan untuk melahirkan budaya yang baru.

Dapat juga dikatakan perubahan budaya adalah bentuk modifikasi budaya lama dengan menyesuaikan keadaan dan sentuhan modifikasi agar sesuai dengan keadaan.

(Interpretasi)

Perubahan budaya tidak selamanya membawa keburukan. Budaya akan selalu berkembang dan mengikuti zaman.

Tinggal bagaimana kita menyaring budaya-budaya yang ada agar bisa menjadi lebih baik. Walaupun begitu memang sangat disayangkan jika budaya lama hilang begitu saja dan tenggelam oleh zaman. 

9. Contoh Teks Eksplanasi Budaya Tentang Penyebab Lunturnya Budaya Indonesia

Contoh Teks Eksplanasi Singkat Sosial Lunturnya Budaya
Contoh Teks Eksplanasi Sosial Tawuran

(Pernyataan Umum)

Setiap negara pasti memiliki budaya tersendiri. Begitu pula dengan Indonesia. Indonesia juga memiliki budaya tersendiri yang sudah ada sejak zaman dahulu kala.

Akan tetapi sekarang, budaya Indonesia mengalami penurunan dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk mempelajari budaya yang sudah ada. 

Selanjutnya kurangnya pembelajaran dan komunikasi budaya juga turut andil dalam penurunan budaya yang ada.

Disaat yang sama, budaya asing yang dirasa praktis dan sesuai dengan kebutuhan zaman masuk dan berkembang di Indonesia, sehingga menggeser budaya yang ada.

Kita seringkali menganggap bahwa budaya luar atau asing itu keren dan praktis. Padahal semua itu belum tentu benar dan bahkan banyak juga budaya yang bertolak belakang dengan jati diri bangsa Indonesia.

(Deretan Penjelas atau Sebab Akibat)

Budaya Indonesia yang tidak terurus lama kelamaan akan tenggelam oleh budaya yang baru. Sementara itu budaya lama yang semakin ditinggalkan, bisa jadi akan di klaim oleh negara lain bahwa itu adalah budayanya.

Budaya yang semakin luntur bisa disebabkan karena tidak adanya komunikasi antar generasi, sehingga generasi yang lebih muda tidak mengetahui asal muasal dan juga kepentingan budaya tersebut.

Komunikasi budaya merupakan suatu yang sangat penting agar modifikasi budaya tetap berjalan sesuai dengan jati diri bangsa.

Selain itu, komunikasi yang kurang malah akan menyebabkan pecahnya persatuan dan kesatuan bangsa yang sudah terbangun lama.

Komunikasi budaya merupakan jalan yang penting agar budaya asli bangsa Indonesia tetap tersalurkan kepada generasi muda.

Selain itu juga komunikasi bisa menjadi sarana penghubung antar wilayah agar tidak terjadi gesekan yang berakibat pada pertikaian dengan alasan perbedaan antar budaya.

(Interpretasi)

Salah satu penyebab lunturnya budaya kita karena kurangnya pembelajaran budaya yang ada. Pembelajaran tentang budaya Indonesia sejak dini merupakan langkah yang tepat agar kita dapat mengenal budaya kita sendiri.

Salah satu pengenalan budaya sejak usia dini dengan cara memasukkan materi budaya dalam pelajaran sekolah.

Akan tetapi sayangnya masih banyak yang menganggap kalau materi ini kurang penting untuk pembelajaran.

Padahal jika kita mempelajari budaya asli Indonesia, kita sebagai masyarakat Indonesia dapat mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada untuk membangun jati diri Bangsa.

10. Contoh Teks Eksplanasi Sosial Tentang Kriminalitas  

Contoh Teks Eksplanasi Sosial Kriminalitas
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Sosial

(Pernyataan Umum)

Kriminalitas merupakan suatu tindakan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang untuk mencapai tujuan tertentu.

Kriminalitas merupakan suatu tindakan dan orang yang melakukannya disebut kriminal. Kejahatan yang dilakukan bisa berupa pencurian, perampokan, pembunuhan dan lain sebagainya.

(Deretan Penjelas atau Sebab Akibat)

Ada berbagai macam alasan untuk melakukan tindak kejahatan. Biasanya para kriminal atau pelaku kejahatan melakukan kejahatan dikarenakan faktor ekonomi.

Desakan ekonomi yang harus dipenuhi dan juga kebutuhan mendadak juga tidak luput dari faktor penyebab tindak kejahatan.

Lebih lanjut faktor sulitnya mendapatkan pekerjaan akan membuat orang melakukan tindak kejahatan. Hal ini dikarenakan tuntutan ekonomi yang tidak terpenuhi dan adanya keinginan untuk mendapatkan uang dengan cepat.

Negara kita negara Indonesia sendiri dengan lapangan pekerjaan yang kurang sehingga menyebabkan faktor kriminalitas menjadi terbilang tinggi

(Interpretasi)

Salah satu cara mencegah tindak kriminalitas adalah dengan membentengi diri dengan ajaran agamanya. Semua tindakan kriminalitas tidak akan sesuai dengan norma-norma atau aturan agama.

Ilmu agama memiliki peran yang urgent dalam membentengi diri untuk melakukan tindak kejahatan. Seseorang yang beragama akan mengingat bahwa setiap perbuatannya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan. 

Selain agama, kebutuhan ekonomi pelaku juga harus dipenuhi karena ini merupakan salah satu faktor seseorang melakukan tindak kejahatan.

Itulah 10 contoh teks eksplanasi yang bisa kita jadikan acuan dan pelajari bersama. Dari pemaparan diatas, dapat kita simpulkan bahwa teks eksplanasi merupakan teks yang memuat informasi atau berita mengenai suatu kejadian atau peristiwa dengan beragam solusi yang masuk akal.

Leave a Comment